Penulis di Abdya Bentuk Komunitas Literasi

  • Whatsapp
Selasa

KUTARAJAPOST.ID – Sejumlah penulis di Abdya membentuk satu komunitas literasi umat diberi nama Seduhan Aceh. Komunitas ini fokus di forum diskusi dalam bentuk bedah buku, kajian pemikiran, kajian tematik, dan respon isu.

Penggagas komunitas H. Roni Haldi, Lc mengatakan komunitas Saleum fokus pada forum diskusi dibentuk oleh beberapa penulis guna melahirkan pemikiran-pemikiran seperti terbitnya jurnal ilmiah, buku dan seminar.

“Sehingga nantinya budaya Literasi dan kekayaan ilmu pengetahuan itu terbentuk dalam masyarakat Aceh Barat Daya dan Aceh pada umum nya,” kata Roni, Selasa, 17 November 2020.

Penggas lain, Aris Faisal Djamin, menurutnya budaya Literasi di masyarakat Aceh sudah agak menurun sejauh sehingga berdampak seperti menurunnya budaya membaca dan menulis.

“Padahal Aceh dulu terkenal akan budaya menulis kitab dan keilmuan yang tinggi,” sebutnya.

Oleh karena itu, tambahnya, kedepan Komunitas Saleum juga merencanakan terbentuknya Rumah Literasi di Aceh Barat Daya sebagai wadah keilmuan baru dalam perkembangan Literasi Aceh.

“Kita berencana membentuk Rumah Literasi,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *